Jombang, 27 Agustus 2025 — Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Tenaga Kerja menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Usaha Mandiri bidang servis telepon genggam (HP) khusus bagi keluarga pekerja buruh rokok. Program ini ditujukan untuk membuka peluang usaha baru, menambah pendapatan rumah tangga, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga pekerja. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, (Isawan Nanang), menjelaskan bahwa pelatihan ini memprioritaskan keluarga pekerja buruh rokok yang terdampak fluktuasi pendapatan. “Kami ingin keterampilan yang diajarkan langsung bisa diuangkan. Servis HP adalah jasa dengan kebutuhan tinggi dan biaya awal relatif terjangkau,” ujarnya saat pembukaan, Selasa (26/8).
Pelatihan teknis servis HP (diagnosis kerusakan, penggantian spare part dasar, software troubleshooting, manajemen layanan, dan pemasaran digital) disertai coaching kewirausahaan. Materi pelatihan mencakup: pengenalan komponen smartphone, teknik bongkar-pasang aman, penggantian LCD/baterai/port, perawatan software (reset/backup/restore), estimasi biaya jasa, layanan pelanggan, pencatatan keuangan sederhana, dan strategi promosi di media sosial. Peserta juga dilatih membuat paket layanan (ganti baterai + pembersihan port + garansi 7 hari) agar mudah dipasarkan. Demi keberlanjutan, Disnaker menyiapkan pendampingan berupa klinik troubleshooting mingguan, klinik branding, targetnya, minimal 60% peserta membuka layanan servis rumahan atau bergabung dengan gerai mitra dalam tiga bulan. Salah satu peserta, Sidik (30), mengaku terbantu. “Selama ini saya bantu istri di rumah. Dengan keterampilan ini, saya bisa buka jasa servis kecil-kecilan sambil tetap mengurus keluarga,” katanya.